Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Kuncoro Toro

Menulis adalah pekerjaan mudah yang tidak dapat dilakukan oleh semua orang, namun percayalah dengan membuat selengkapnya

e-KTP Tidak Bisa Difotokopi, Ini Caranya Memperbanyaknya?

OPINI | 07 May 2013 | 16:08 Dibaca: 1836   Komentar: 10   1

e-KTP menurut edaran yang dibuat oleh Kementerian dalam Negeri. Sebagaimana diberitakan www.setkab.go.id dalam SE Nomor: 471.13/1826/SJ tertanggal 11 April 2013 yang ditujukan kepada para Menteri/ Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK)/Kepala Lembaga lainnya, Kapolri, Gubernur Bank Indonesia (BI)/Para Pimpinan Bank, para Gubernur, Bupati/Walikota itu, Mendagri menyebutkan, bahwa di dalam e-KTP tersebut dilengkapi dengan chip yang memuat biodata, pas photo, tanda tangan dan sidik jari penduduk, sehingga e-KTP dimaksud tidak dimungkinkan lagi dipalsukan/digandakan.

“Apabila masih terdapat unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, masih memfoto copy, menstapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku karena sangat merugikan masyarakat, khususnya pemilik e-KTP,” tegas Mendagri.

Jika tidak boleh di foto copy berarti sinar laser dari mesin foto copy akan merusak data yang ada di dalam chip e-KTP, INGAT JANGAN men-Scan KTP anda, karena men Scan memiliki proses yang sama dengan foto copy karena melalui sensor X-tray, lalu bagaimana memperbanyaknya ?

13679176481615011626

  1. Foto e-KTP anda dengan Kamera yang beresolusi tinggi untuk menghasilkan gambir yang bagus.
  2. Setelah di foto lakukan editing dengan menggunakan software editing foto yang paling mudah menggunakan Microsoft Picture Editor.
  3. Setelah proses editing selesai di print / dicetak.
  4. Setelah di Cetak di Laminating barulah diperbanyak.

Namun masih ada pertanyaan lagi, jika kita melewati sensor pemeriksaan orang, bisa merusak e-KTP ndak yak? Pertanyaan sepele namun pastinya sama-sama melewati X-Tray, jangan-jangan bisa rusak juga nih !!!!

Semoga Bermanfaat ….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 10 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 12 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 12 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 13 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Subsidi BBM: Menguntungkan atau Malah …

Ian Wong | 9 jam lalu

Dua Oknum Anggota POLRI Terancam Hukum …

Imam Muhayat | 9 jam lalu

Mengenal Lebih Dekat Pendidikan Luar Biasa …

Nanadya Rachma | 9 jam lalu

Resensi: Yesus dan Wong Cilik …

Rinto Pangaribuan | 9 jam lalu

Tepatkah Memutuskan Jurusan di Kelas X? …

Cucum Suminar | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: