Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Kuncoro Toro

Menulis adalah pekerjaan mudah yang tidak dapat dilakukan oleh semua orang, namun percayalah dengan membuat selengkapnya

e-KTP Tidak Bisa Difotokopi, Ini Caranya Memperbanyaknya?

OPINI | 07 May 2013 | 16:08 Dibaca: 2002   Komentar: 10   1

e-KTP menurut edaran yang dibuat oleh Kementerian dalam Negeri. Sebagaimana diberitakan www.setkab.go.id dalam SE Nomor: 471.13/1826/SJ tertanggal 11 April 2013 yang ditujukan kepada para Menteri/ Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK)/Kepala Lembaga lainnya, Kapolri, Gubernur Bank Indonesia (BI)/Para Pimpinan Bank, para Gubernur, Bupati/Walikota itu, Mendagri menyebutkan, bahwa di dalam e-KTP tersebut dilengkapi dengan chip yang memuat biodata, pas photo, tanda tangan dan sidik jari penduduk, sehingga e-KTP dimaksud tidak dimungkinkan lagi dipalsukan/digandakan.

“Apabila masih terdapat unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, masih memfoto copy, menstapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku karena sangat merugikan masyarakat, khususnya pemilik e-KTP,” tegas Mendagri.

Jika tidak boleh di foto copy berarti sinar laser dari mesin foto copy akan merusak data yang ada di dalam chip e-KTP, INGAT JANGAN men-Scan KTP anda, karena men Scan memiliki proses yang sama dengan foto copy karena melalui sensor X-tray, lalu bagaimana memperbanyaknya ?

13679176481615011626

  1. Foto e-KTP anda dengan Kamera yang beresolusi tinggi untuk menghasilkan gambir yang bagus.
  2. Setelah di foto lakukan editing dengan menggunakan software editing foto yang paling mudah menggunakan Microsoft Picture Editor.
  3. Setelah proses editing selesai di print / dicetak.
  4. Setelah di Cetak di Laminating barulah diperbanyak.

Namun masih ada pertanyaan lagi, jika kita melewati sensor pemeriksaan orang, bisa merusak e-KTP ndak yak? Pertanyaan sepele namun pastinya sama-sama melewati X-Tray, jangan-jangan bisa rusak juga nih !!!!

Semoga Bermanfaat ….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

14 April, Awal Menentukan Langkah Timnas di …

Achmad Suwefi | | 06 March 2015 | 21:43

Yang Harus Dipersiapkan Untuk Ujian Nasional …

Ahmad Imam Satriya | | 06 March 2015 | 23:09

Kompasiana, Kompasiana TV, dan Jurnalisme …

Harry Ramdhani | | 06 March 2015 | 20:44

Singkatan D.V. yang Hampir Lenyap …

Andre Jayaprana | | 06 March 2015 | 19:51

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29


TRENDING ARTICLES

#SaveHajiLulung Mendunia …

Gunawan | 7 jam lalu

Ketika Gubernur Merasa Kurang Bertaji …

Erisman Yahya | 8 jam lalu

Ahok Memang Harus Een Beetje Koppigheid …

Bambang Setyawan | 9 jam lalu

Menghina Lulung Menghina Warga Jakarta …

Abest | 11 jam lalu

Jawaban Edi Abdullah Atas Artikel bantahan …

Edi Abdullah | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: