Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Supri Yadi

ingin selalu menjadi orang Baik yang selalu membawa penerangan dan kebahagian untuk semua makhluk di selengkapnya

Orang Taat Bayar Pajak, Orang Jahat Ada di Kantor Pajak

OPINI | 24 April 2013 | 13:15 Dibaca: 442   Komentar: 15   0

Banyak sudah slogan yang dilontarkan kantor pajak untuk membuat sadar masyarakat akan kewajiban membayar pajak. Slogan yang paling populer di tengah masyarakat adalah “ORANG BIJAK TAAT PAJAK” memang tidak ada yang salah dari slogan ini, namun yang jadi masalah adalah petugas pajak banyak yang tidak TAAT akan aturan pajak yang berlaku. Mereka menjalankan tugas bak preman di terminal, memeras, memaksa, terima suap dari wajib pajak bahkan menipu dan menilep uang negara. Seharusnya penyadaran wajib pajak terhadap masyarakat dibarengi dengan kesadaran petugas pajak akan tugas dan kewajibannya.

Kesadaran petugas pajak agar tidak melakukan suap, pemerasan, penipuan, penggelapan, dsb bisa dilakukan dengan memberikan “ILMU KEJUJURAN” yang tidak pernah mereka dapatkan dari dunia pendidikan manapun, karena “ILMU KEJUJURAN” merupakan anak cabang dari ilmu penerapan agama. Jadi ketika menyeleksi para calon petugasnya bukan hanya dilihat dari tingginya nilai IPK, Almamater, atau besar kecilnya uang sogokan, yang terpenting adalah apakah para calon petugas pajak mempunyai bekal agama yang kuat serta memperbaiki terus sistem birokasi kantor pajak.

Tidak ada kata lain “BERSIH-BERSIH” dari TIKUS berdasi harus dilakukan agar sistem birokrasi menjadi kuat dan membentuk kinerja yang bagus serta mental petugas pajak yang bertanggung jawab, jujur dan amanah. Kalau tidak sekarang kapan lagi??? kalau bukan kita siapa lagi ??? Ingat KEJAHATAN ada bukan hanya ada niat di hati tapi juga karena ada KESEMPATAN. waspadalah slogan pajak “ORANG BIJAK TAAT PAJAK” ditambahkan menjadi “ORANG JAHAT ADA DI KANTOR PAJAk” !!!

Tags: opini

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 8 jam lalu

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 11 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 13 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 15 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

PM Vanuatu Desak PBB Tuntaskan Dekolonisasi …

Arkilaus Baho | 7 jam lalu

Plus Minus Pilkada Langsung dan Melalui DPRD …

Ahmad Soleh | 7 jam lalu

Bantaran …

Tasch Taufan | 8 jam lalu

Indonesia Tangguh (Puisi untuk Presiden …

Partoba Pangaribuan | 8 jam lalu

UU Pilkada Batal Demi Hukum? …

Ipan Roy Sitepu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: