Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Kanis Wk

Pelayan Umat di Mindiptana, dan guru keliling di Merauke. Peduli pada masalah sosial dan kesejahteraan orang selengkapnya

Usulan Pemekaran Daerah Otonom Baru Siap Disetujui

REP | 23 April 2013 | 12:50 Dibaca: 1764   Komentar: 0   0

13666960761214712746

sumber:metronews.com

Wacana pemekaran daerah otonom baru di Provinsi Papua dan Papua Barat memang sudah lama diidamkan masyarakat. Kerinduan masyarakat itu antara lain ditunjukan dengan cara datang sendiri ke Jakarta dan berdilaog langsung dengan DPR RI, DPD, dan Mendagri.

Itu terjadi akhir tahun lalu, tepatnya pada 24 November 2012. Sejumlah tokoh penting dari Provinsi Papua dan Papua Barat seperti pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Majelis Rakyat Papua (MRP), Gubernur Papua dan Papua Barat dan beberapa perwakilan masyarakat Papua dan Papua Barat berkumpul di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta. Hadir pula sejumlah anggota DPR RI dari daerah pemilihan Papua dan Papua Barat serta Mendagri Gamawan Fauzi.

Singkatnya, pertemuan yang difasilitasi DPD RI itu membahas tentang aspirasi masyarakat Papua dan Papua Barat yang menginginkan daerahnya dimekarkan.

Aspirasi itu mendapat respon positif dari para hadirin, dengan tentu saja menyertakan sejumlah catatan berisikan warning agar aspirasi itu perlu mempertimbangkan berbagai aspek termasuk harus mengikuti mekanisme aturan yang berlaku.

Sudah Diakomodir dan Siap Disetuji

Setelah berproses selama kurang-lebih enam bulan, Anggota Kimisi I DPR RI dari Dapil Papua yang membidangi Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan, Yorris Raweyai, mengatakan, dari 72 usulan pemekaran provinsi dan kabupaten daerah otonom baru dari Papua dan Papua Barat yang masuk ke DPR RI maupun Kemendagri , 32 di antaranya sudah diakomodir dan siap disetujui. Antara lain, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Raja Ampat, Provinsi Teluk Cenderawasih, dan Provinsi Tabi.

Yoris mengatakan hal itu kepada wartawan di Jayapura usai Conferense Series antara DPR RI Gubernur Papua, Lukas Enembe,S.IP, Pangdam XVII/Cenderawasih, dan Kapolda Papua di Sasana Karya Kantor Gubernur Provinsi Papua, Senin, (22/4/2013). http://bintangpapua.com/index.php/lain-lain/k2-information/halaman-utama/item/3953-72-usulan-pemekaran-dari-papua-masuk-dpr-ri

Ditempat yang sama,  Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, mengatakan, jika daerah-daerah yang belum mendapatkan risalah/rekomendasi dari DPRP dan MRP, dirinya tidak akan menyetujui adanya pemekaran. Tapi jika daerah bersangkutan telah mendapatkan risalah persetujuan dari DPRP dan MRP, tentunya selaku Gubernur Provinsi Papua turut mendorongnya untuk disahkan menjadi daerah otonom baru. [Bersambung]

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Anggota DPR Ini Seperti Preman Pasar Saja …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

SBY Ngambek Sama Yusril, Rahasia Terbongkar, …

Daniel H.t. | 10 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Rumahkayu | 11 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 11 jam lalu

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Bait Rindu untuk Bapak …

Rizko Handoko | 7 jam lalu

PKB Inisiasi Aksi Walk Out di Sidang …

Nada Dwinov | 8 jam lalu

Mari Melek Sejarah Perlawakan Kita Sendiri …

Odios Arminto | 8 jam lalu

Titik Pijat untuk Masuk Angin …

Radixx Nugraha | 8 jam lalu

Harapan Muhaimin Iskanddar Kandas …

Agus Salim | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: