Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Rahmad

hanya ingin berbagi isi suara hati............

Koruptor di Bangsaku

OPINI | 08 September 2012 | 02:35    Dibaca: 87   Komentar: 0   0

Tidak asinglah bagi kita mendengar kata korupsi,karna hampir setiap hari kata tersebut muncul baik di televisi atau di koran.. sekarang ini korupsi sudah tidak lagi menjadi sesuatau yang langkah bahkan korupsi telah bergesar kedudukan dari sebuah hal yang “memalukan menjadi sebuah hal yang dibutuhkan. korupsi sudah tidak lagi dilakukan oleh kalangan tertentu saja tetapi era sekarang ini korupsi telah begitu banyak dilakukan oleh pemerintah serta para pejabat tinggi bangsa ini tidak terkecuali partai politik.

masih ingat di ingatan kita korupsi yang dilakukan partai besar di negeri ini,korupsi yang dilakukan oleh banyak elit politik partai itu sendiri bahkan itu merempet orang terkenal di partai itu sendiri dan juga menjadi bagian dalam bangsa ini,, seakaan tidak tau malu partai tersebut begitu banyak melakukan korupsi tetapi tanpa hukuman yang di dapat..

partai tersebut merupakan sarang koruptor dan sarang orang-orang penghancur bangsa ini..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kegigihan Anik Sriwatiah Berdayakan Mantan …

Hadi Santoso | | 30 May 2015 | 17:29

Ayo Jalan-jalan ke Lapangan Banteng Jakarta! …

Amirsyah | | 30 May 2015 | 16:31

Mini Market Tanpa Miras, Kita Lihat …

Kompasiana | | 30 May 2015 | 18:33

Fenomena Gelombang Panas, Saatnya …

Alifiano Rezka Adi | | 30 May 2015 | 18:04

Sambutlah: Kompasiana Baru 2015 yang Lebih …

Kompasiana | | 20 May 2015 | 19:02


TRENDING ARTICLES

Menpora & PSSI, Silahkan Menikmati …

Djarwopapua | 9 jam lalu

Kesamaan Sepp Blatter dan PSSI: Jokowi Tak …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Ini Alasan Wapres JK Membela Budi Waseso …

Abd. Ghofar Al Amin | 12 jam lalu

Gagasan Khilaf Khilafah …

Iqbal Kholidi | 17 jam lalu

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: