Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Rully Sanjaya

hanya seorang rakyat

PLN ,oh’ PLN

OPINI | 29 July 2012 | 12:03 Dibaca: 470   Komentar: 2   0

PLN yang katanya telah betransformasi ternyata tetap PLN yang dulu,soal pelayanan terhadap publik ternyata tetap menggunakan pola yang lama,dan memengang teguh prinsip “kalau bisa di persulit kenapa harus di permudah,penulis mebuka website milik PLN ternyata ada layanan pasang baru secara online,wow, benar -benar PLN telah bertransformasi pikir penulis.

penulis kemudian mencoba mendaftar pasang baru untuk adik yang baru membuat rumah secara online ,kediaman adik masuk dalam ranting prinsewu.cabang metro PLN wilayah lampung.
semua data telah terisi dan diperintahkan untuk setor ke rek PLN sebesar RP.698.000,- setelah penulis setor biaya tersebut kemudian penulis menelpon hot line PLN 123 untuk konfirmasi kapan listrik akan terpasang dan di jawab petugas dua minggu atau paling lama satu bulan.

satu bulan berlalu sambungan listrik tidak jua terpasang malah yang ada keluar surat penangguhan yang katanya gardu tempat adik saya telah overload.
tetapi yang menjadi tanda tanya adalah tetangga adik yang mengajukan pasang baru melalaui biro ternyata dapat terpasang,rupa nya disinolah modus dari oknum PLN ranting pringsewu yang semua pasang baru melalui online akan di tangguhkan karena oknum-oknum tersebut tidak mendapatkan keuntungan kalau pelanggan mendaftar melalui online.

rupanya sepeninggal pak dahlan iskan mental oknum-oknum berjiwa korup kembali ke asalnya ,PLN yang sejatinya melayani malah menjadi penghambat karenah ulah oknum-oknum tersebut,
saya hanya bisa berdoa semoga kedepan PLN ada kompetitor agar kinerja karyawan PLN dapat lebih profesional,tidak seperti sekarang yang semau gue.

wasalam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 5 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 6 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 7 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Film Hollywood Terbaru ‘ Interstellar …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Selfie Produk: Narsisme membangun Branding …

Yudhi Hertanto | 8 jam lalu

Masa Kecil yang Berkesan di Lingkungan …

Amirsyah | 8 jam lalu

Kisruh Parlemen, Presiden Perlu Segera …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: