Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Bonny Diaz Supra

Sosok yang menyukai dunia jurnalisme, travelling, politik, komunikasi, manajemen, marketing dan pengembangan diri. Semoga tulisan selengkapnya

Pesawat Baru Presiden

OPINI | 27 January 2012 | 23:46 Dibaca: 445   Komentar: 5   0

Sebagai bangsa dan negeri yang kaya kita patut bersyukur dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam masa kepemimpinan beliaulah negeri ini (sebentar lagi) akan setara dengan Amerika Serikat. Hal itu dikarenakan presiden kita tercinta akan mempunyai pesawat baru. Laiknya Presiden Obama memiliki pesawat khusus presiden, Air Force One.

Baru-baru ini, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengabarkan berita gembira di Komisi II DPR, Jakarta, Selasa (24/1). Kabarnya: pesawat baru presiden akan terbang pada 2013. Saat ini pesawat baru presiden dalam tahap pengerjaan cabin interior dan security system. Sebagai informasi harga, pesawat tersebut tidak terlalu mahal. Pesawat berjenis Boeing Business Jet dibeli seharga Rp 526 miliar. Lebih murah dibandingkan biaya sewa pesawat perjalanan dinas Presiden dan Wapres RI setiap tahunnya Rp 180 miliar atau totalnya Rp 900 miliar untuk satu periode pemerintahan.

Kita juga patut bersyukur bahwa wakil rakyat di DPR belum meminta pesawat pribadi selaiknya presiden. Untungnya mereka masih meminta ruang baru, renovasi toilet dan parfum ruangan. Walaupun baru-baru ini beredar kabar bahwa mereka meminta jatah dana bantuan sosial (bansos). Tapi, tak apalah dibandingkan mereka meminta pesawat baru. Lebih hemat bukan? Mengingat kita negara yang kaya loh. Setiap tahunnya APBN Indonesia mengalami peningkatan. Untuk tahun 2011, belanja APBN berkisar Rp 1.300 triliun. Tak seberapa jika dibandingkan pesawat baru presiden tadi.

Kita lebih patut bersyukur lagi, di tahun 2012 ini bangsa kita masih mampu menghadapi berbagai musibah dan permasalahan negeri ini. Di berbagai daerah terjadi kerusuhan terkait pemilukada, perebutan hak tanah, pembunuhan, rusuh dalam unjuk rasa, dan bencana alam. Kita pun bersyukur pula negeri kita terhindar dari krisis ekonomi yang saat ini bergejolak di Eropa dan Amerika. Malahan ekonomi kita tumbuh baik. Dunia investasi berkembang pesat. Investor asing semakin mengalihkan modalnya ke dalam negeri.

Walaupun presiden nantinya punya pesawat baru, kita juga patut bersyukur karena pemerintah masih mau mensubsidi bahan bakar minyak (BBM) hingga saat ini. Semoga rencana untuk mencabut dan membatasi subsisi BBM tidak terjadi di April mendatang.

Ya. Kita harus memberi selamat pada pemerintah kita saat ini. Segala upaya telah mereka lakukan. Walaupun ada pihak yang mengatakan negeri ini adalah negeri auto pilot. Tak apalah, asalkan pesawat presiden nggak auto pilot, kan bahaya. Sekarang, di tengah berbagai permasalahan bangsa mari kita berdoa pesawat baru presiden segera selesai. Supaya nanti presiden mudah untuk menemui rakyatnya di berbagai daerah tanpa perlu menyewa pesawat. Saya yakin, doa 230 juta rakyat Indonesia akan memuluskan proses pembuatan pesawat baru presiden. Oh ya, mari kita ucapkan selamat juga pada Pak Presiden.

Selamat memiliki pesawat baru Pak SBY (nanti 2013).

Sumber: mediaindonesia,detik, dan sumber internet lainnya

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 5 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

PKS Membuat Banyak yang Panas Dingin …

Pecel Tempe | 9 jam lalu

Waktu, Maafkan Aku.. …

Syndi Nur Septian | 9 jam lalu

The Comment…Siapa yang Nanya? …

Iwan Permadi | 9 jam lalu

Cerpen Remaja: Pak Polisi yang Kukagumi …

Didik Sedyadi | 9 jam lalu

TNI AL dalam Konstelasi Kekuatan Laut Asia …

Mudy | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: