Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Ajinatha

Kaum Proletar buruh para Kapitalis yang kebetulan saja hobby menulis..

Kapan Putra Betawi menjadi Orang Nomor 1 di DKI Jakarta

OPINI | 27 December 2011 | 02:21    Dibaca: 210   Komentar: 8   0

Dari sekian kali pergantian Gubernur DKI Jakarta, belum pernah sekalipun Putra Betawi yang memimpin DKI Jakarta, apa yang menyebabkan Putra Betawi tidak mendapatkan kesempatan, atau memang orang-orang Betawi sendiri krisis kepemimpinan ?

Inilah pertanyaan yang ada didalam benak saya, selama 30 tahun hidup di DKI Jakarta, dan hidup ditengah-tengah lingkungan masyarakat Betawi, sedikit sekali yang terlihat Putra Betawi yang duduk dan memegang peran di Pemerintahan, dan memegang jabatan juga posisi penting di pemerintahan.

Bukan putra betawi tidak ada yang menonjol ditengah-tengah kaum urban Jakarta, banyak juga putra betawi yang menonjol dan dikenal diseantero Indonesia, namum memanglah tidak menonjol di dunia politik atau pemerintahan, tapi didunia Kesenian dan keagamaan. Tapi memang dalam dua bidang inilah putra betawi banyak dikenal.

Padahal sebagai Putra Daerah, sudah selayaknya ada putra betawi yang memegang peran penting di Wilayah DKI. Adakah masyarakat betawi yang memikirkan hal ini ? Saya pikir ada, hanya saja kader-kader untuk memegang jabatan Gubernur DKI Jakarta ini sangat sedikit sekali, padahal seharusnya masyarakat betawi sudah harus menyiapkan kader untuk menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta ini.

Yang saya tahu sekarang ini, banyak sekali orang betawi yang terpinggirkan oleh kaum Urban, mereka sebagai pewaris tanah diwilayah DKI Jakarta sudah banyak menjual tanah warisannya kepada kaum pendatang, sehingga dengan demikian mereka lebih memilih hidup diluar dari DKI Jakarta, sementara kaum pendatang meraih kesuksesan ditanah yang mereka tinggalkan.

Kurangnya perhatian terhadap dunia pendidikan membuat mereka kalah dalam persaingan, dan pada akhirnya hanya memiliki kebanggaan terhadap sebutan sebagai Putra Betawi Asli, tapi kurang mampu mengambil peran penting dalam setiap persaingan. Sudah saatnya Putra Betawi bangkit dari tidurnya, dan meraih kemenangan dalam setiap persaingan yang ada di Tanah Leluhurnya, jauhkan sikap arogansi sebagai putra betawi, dan menjadi Putra Indonesia sejati. Semoga saja Nachrowi, sebagai satu-satunya putra betawi, bisa meraih kursi nomor satu DKI Jakarta.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mendadak Bangka …

Sam Leinad | | 24 May 2015 | 19:38

Pedenya NET TV …

Iwan Permadi | | 24 May 2015 | 16:52

[Blog Competition] Ceritamu bersama …

Kompasiana | | 08 May 2015 | 18:25

Mau Jadi Kaya? Pikirkan Telebih Dulu secara …

Tjiptadinata Effend... | | 24 May 2015 | 20:04

KAA ke-60, Bandung Mendadak Bahagia …

Kompasiana | | 24 May 2015 | 18:15


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar Senjata Jusuf Kalla, Petral …

Ninoy N Karundeng | 15 jam lalu

Lecehkan Ras Sunda, Color Run Subang Dicekal …

Jadiah Upati | 16 jam lalu

Beras Platik: Teror untuk Siapa? …

Gatot Swandito | 17 jam lalu

Rekayasa Hadi, Negara Rugi 2 Triliun, KPK …

Imam Kodri | 23 jam lalu

Presiden Jokowi Menerima Gratifikasi Batu …

Gunawan | 24 May 2015 05:08


Subscribe and Follow Kompasiana: