Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Frans Dionesa

Lecturer, Speaker, Blogger and Adventurer. Lahir di Curup, Bengkulu. Minat dan keahlian Desentralisasi Pemerintahan, Reformasi selengkapnya

Inilah 33 Calon Propinsi Baru!

OPINI | 26 June 2011 | 19:32 Dibaca: 1902   Komentar: 20   0

Dalam satu kesempatan SBY menyampaikan kengeriannya akan derasnya arus pemekaran daerah . Saat ini saja terdapat 178 Usul pemekaran Kabupaten Kota baru dan 33 usulan pembentukan propinsi baru. Kengerian SBY sangat wajar, karena membayangkan akan gemuknya struktur pemerintahan dan besarnya biaya yang dihabiskan jika usulan pemekaran tersebut dipenuhi. Banyak faktor dan motivasi yang melatar belakangi pemekaran tersebut mulai dari faktor etnisitas, politik jangka pendek, geografis sampai dengan alasan mengejar “kue pembangunan”. Tapi sangat jelas proses ini telah diboncengi dan ditunggangi elit lokal untuk memperoleh kekuasan dalam bentuk jabatan dan lahan proyek baru.

Berikut ini daftar usulan pemekaran 33 propinsi baru. Mungkin daerah anda termasuk di dalamnya. Cermati apakah proses pemekaran ini benar-benar dengan motivasi untuk menyejahterakan rakyat atau sekedar manuver elit lokal untuk mengejar kekuasaan dan jabatan! Bagaimana tanggapan anda? Layak atau tidakkah dimekarkan?

33 Usulan Pembentukkan Propinsi Baru :

1. Aceh Leuser Antara (ALA)

2. Aceh Barat Selatan (ABAS)

3. Tapanuli (Protap)

4. Sumatera Utara Tenggara

5. Nias Kepulauan

6. Riau Pesisir

7. Pasaman Barat

8. Musi Raya (Sumsel Barat)

9. Cirebon

10. Bogor

11. Daerah Istimewa Solo (DIS)

12. Banyumas

13. Madura

14. Sidoarjo Banyuwangi

15. Surabaya Pacitan

16. Kapuas Raya

17. Kotawaringin Raya

18. Barito Raya

19. Kalimantan Timur Utara (Kaltara)

20. Buton Raya (kepulauan)

21. Gorontalo Tomini Raya

22. Minahasa Raya

23. Nusa Utara

24. Sulawesi Timur

25. Banggai Raya Kepulauan

26. Maluku Tenggara

27. Pulau Sumbawa (Nusa Tambora)

28. Flores

29. Pulau Sumba

30. Timor Barat dan Kepulauan

31. Papua Tengah

32. Papua Selatan

33. Papua Barat Daya

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | | 23 November 2014 | 12:04

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 9 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 17 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 19 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | 11 jam lalu

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 12 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Nur Delima | 12 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 12 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: