Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Anto Dika

Reading, Travelling, fishing...

Fenomena Birokrasi Indonesia yang Semakin Sulit

OPINI | 18 April 2011 | 05:49 Dibaca: 407   Komentar: 0   0

Ada banyak contoh di masyarakat tentang peran dan fungsi birokrasi dimata masyarakatnya, pasalnya mereka (masyarakat) sering dibuat bingung karena berurusan dengan birokrasi. Bagaimana tidak, apa yang diinginkan warganya tidak sesuai dengan peran dan fungsi birokrasi sendiri.

Kalau dilihat slogan/moto setiap birokrasi di Indonesia, selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakatnya. Namun hal itu tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, makanya keadaan birokrasi di Indonesia semakin sulit untuk diluruskan. Pasalnya budaya turun menurun sudah melekat di benak mereka, makanya kebiasaan jelek akhirnya menjadi budaya yang sulit dihilangkan.

Sebagai contoh saya ambil dari lingkup yang terkecil, RT (rumah tangga), sekarang ini segala sesuatu harus mengetahui ketua RT kalau tidak makanya semuanya tidak akan berjalan lancar. Namun satu hal yang harus digaris bawahi setiap kita meminta sesuatu maka harus ada imbalan yang sesuai dan kalau tidak ada imbalan maka sesuatunya akan berjalan lama sekali. Maklum ketua RT juga manusia, butuh materi untuk menunjang hidup.

Kalau lingkup besar mungkin bisa langsung diketahui media masa, apalagi media masa sekarang ini sudah sangat canggih. Jadi, kejanggalan pada birokrasi akan cepat diketahui oleh media.

Kesimpulannya, memegang amanat bukan hal yang mudah karena banyak hal yang harus dikorbanin demi sebuah amanat yang di embannya. Namun juga, banyak yang bisa memegang amanat itu dengan sangat bijaksana namun tantangannya juga banyak baik dari diri sendiri, keluarga, teman dan lingkungan.

Ada sebuah kutipan dari mantan presiden amerika”Jangan bertanya apa yang negara kasih buat kamu, tapi apa yang bisa kamu kasih untuk negara ini”.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Nap a Latte untuk Produktivitas …

Andreas Prasadja | | 23 September 2014 | 22:43

‘86’ Hati-hati Melanggar Hukum Anda …

Sahroha Lumbanraja | | 24 September 2014 | 00:37

Banyak Laki- laki Indonesia Jadi Ayah Gagal …

Seneng Utami | | 24 September 2014 | 04:45

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Pelajaran dari Polemik Masril Koto …

Novaly Rushans | 4 jam lalu

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 11 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 11 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 14 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Strategi Perang Lawan ISIS Ala SBY …

Solehuddin Dori | 8 jam lalu

Berat dan Ringan itu Relatif dalam Bekerja …

Eko Junaidi Salam | 8 jam lalu

Jika Sulit Memberi, Mari Berbagi …

Saumiman Saud | 8 jam lalu

Jadwal 16 Besar Asian Games 2014 …

Abd. Ghofar Al Amin | 8 jam lalu

Derita Hidup di Negeri Orang …

Usi Saba Kota | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: