Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Dedy Riyadi

saya hanya ingin jadi terang dunia

Pertumbuhan Gereja di Indonesia

OPINI | 17 September 2010 | 02:19 Dibaca: 5415   Komentar: 17   0

Menurut data tahun 2008 dari Departemen Agama Republik Indonesia http://www.kemenag.go.id/file/dokumen/Data0802.pdf jumlah gereja (baik Katholik maupun Protestan dan denominasi lain) sebanyak 25.877 bangunan. Jumlah gereja terbanyak adalah di wilayah provinsi Sumatera Utara, diikuti Sulawesi Utara. Sementara, jumlah penduduk beragama Kristen sebanyak 12 juta orang (5,7%) dan Katholik sebanyak 6,5 juta jiwa (3%) dari total 217 juta jiwa penduduk Indonesia di tahun 2005 (data Depag & BPS : http://www.kemenag.go.id/file/dokumen/Data0801.pdf). Jika dibagi rata (tanpa memandang bahwa Kristen ada Katholik dan denominasi lain) berarti 1 buah bangunan gereja di seluruh Indonesia harus menampung 733 orang.

Biasanya, dalam sebuah service / pelayanan di hari minggu dibagi dalam 4-5 kali ibadah. pagi - siang - sore - malam, dengan jemaat sekitar 700 orang jika dibagi 5 maka setiap ibadah akan dihadiri oleh hampir 150 orang. Jumlah yang memerlukan ruangan seukuran 3 ruang kelas sekolah dasar (biasanya bisa menampung 45 orang) minimal. Karena di dalam gereja pasti ada alat musik dan altar maka bisa dikatakan perlu ruangan seukuran 4 kelas. Nah, berdasarkan ukuran ini, ternyata tidak semua gereja mempunyai ukuran yang sebanding.

Dengan demikian, seiring pertumbuhan penduduk beragama Kristen yang semakin pesat di Indonesia dan kurangnya gereja yang tersedia, rasanya kebutuhan pembangunan Gereja di masa - masa mendatang akan semakin mendesak. Melihat hal ini, tampaknya mau tidak mau pemerintah harus lebih jeli dan jernih dalam memandang persoalan pembangunan gereja. Hal ini patut dikemukakan lebih awal agar tidak pernah timbul persoalan seperti kasus Ciketing, Mustika Jaya, Bekasi itu.

 

Salam Damai,

 

Dedy

Tags: hukum

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 9 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Menuju Organisasi Advokat Muda yang …

Valerian Libert Wan... | 7 jam lalu

Semoga Jokowi-JK yang Membuka Indonesia …

Bambang Trim | 7 jam lalu

Dialog Sunyi dari Hati ke Hati dengan Gus …

Puji Anto | 7 jam lalu

Satu Lagi Atlet Muslim Yang Di …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Eksposisi, Argumentasi, Deskripsi, Narasi, …

Sigit Setyawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: